Exploring the Potential of Religious Education in Public Policy Toward a Civilized Society

Authors

  • Muhammad Husein Maruapey Universitas Djuanda
  • Saprudin Universitas Djuanda
  • Rusliandy Universitas Djuanda
  • Ike Elmasari Universitas Djuanda

DOI:

https://doi.org/10.59890/ijaer.v3i5.122

Keywords:

Religious Education, Public Policy, Civilized Society, Character Education, Integration of Religious Values

Abstract

Religious education plays a strategic role in shaping individual character and morality, especially when systematically integrated into public policy. This study aims to analyze the contribution of religious education in fostering a civilized society and to identify the challenges and opportunities in its integration into public policy. Employing a qualitative approach with a case study method supported by literature review, data were collected through observation and documentation, then analyzed using thematic analysis techniques. Educational policies and regional social programs have utilized religious education as a means of character development, according to the findings. However, challenges persist, particularly concerning resistance to religious approaches in public spaces and limitations in regulatory frameworks. This article emphasizes the significance of multisectoral collaboration and regulatory enhancement to guarantee the systematic and sustainable integration of religious education within public policy. These findings offer theoretical and practical contributions to efforts aimed at cultivating a more harmonious, tolerant, and dignified society through value-based education.

References

Ahmad, M., Suryani, D., & Latifah, U. (2022). Pendidikan agama dan pembentukan karakter peserta didik di sekolah menengah. Muaddib: Jurnal Pendidikan Islam, 16(1), 34–48. https://doi.org/10.21093/mj.v16i1.4349

Anshori, M. (2023). Pendidikan agama sebagai pilar peradaban: Perspektif kebijakan sosial. Al-Dzikra: Jurnal Studi Ilmu-ilmu Keislaman, 12(1), 89–105. https://doi.org/10.24252/al-dzikra.v12i1a4.29347

Fitriani, H., Yusuf, A., & Karimah, R. (2022). Efektivitas regulasi pendidikan karakter berbasis agama dalam kebijakan pendidikan dasar. IQRA: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 51–63. https://doi.org/10.24252/iqra.v6i1.26341

Hasibuan, A. (2022). Sinergi pendidikan karakter dan kebijakan publik dalam pembangunan bangsa. Jurnal Sosial Indonesia, 24(2), 132–145. https://doi.org/10.24239/jsi.v24i2.813.132-145

Hidayat, T., & Aslam, A. (2023). Pendidikan agama dalam kebijakan publik: Analisis kritis terhadap pendekatan inklusif. Al-Irsyad: Jurnal Studi Keislaman dan Pendidikan, 17(1), 57–70. https://doi.org/10.24042/al-irsyad.v17i1.12399

Huda, M., Sahlan, M., & Fauzan, M. (2023). Kolaborasi multisektor dalam penguatan pendidikan agama di pedesaan. Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 21(1), 74–90. https://doi.org/10.24832/khazanah.v21i1.9731

Ismail, R. (2022). Kontestasi nilai dalam kebijakan publik berbasis agama: Antara pluralisme dan konservatisme. Al-Qalam: Jurnal Pemikiran Islam, 13(1), 55–68. https://doi.org/10.24042/ajp.v13i1.9351

Kurniasih, R. (2021). Penguatan nilai-nilai agama dalam kurikulum pendidikan dasar sebagai strategi pembentukan karakter siswa. Nurani: Jurnal Pendidikan Islam, 15(2), 143–157. https://doi.org/10.21580/nw.2021.15.2.8932

Lestari, N. (2022). Urgensi perumusan regulasi pendidikan agama dalam kebijakan jangka panjang pembangunan karakter bangsa. JISH: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 7(2), 112–128. https://doi.org/10.21580/jish.v7i2.10721

Nasution, S. (2023). Evaluasi program Maghrib Mengaji dalam pembangunan karakter masyarakat. Al-Banjari: Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman, 20(1), 65–79. https://doi.org/10.24252/al-banjari.v20i1.27642

Rahmatullah, A. (2022). Pendidikan agama dan strategi kebijakan daerah: Studi kasus di Kabupaten Bima. Jurnal Pendidikan Multikultural, 7(2), 109–120. https://doi.org/10.24252/jpm.v7i2.30619

Rizqon, M. (2021). Negara, agama, dan kebijakan publik: Membangun harmoni dalam keragaman. Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 13(2), 122–138. https://doi.org/10.18592/khazanah.v13i2.7826

Saragih, D., Lubis, A., & Putra, A. (2022). Pendidikan agama inklusif sebagai basis harmoni sosial: Studi pada sekolah multikultural. Millati: Journal of Islamic Studies and Humanities, 16(2), 211–228. https://doi.org/10.21093/mj.v16i2.4573

Suryani, I. (2021). Pendidikan agama dalam konteks multikultural: Pendekatan humanistik untuk toleransi. Pedagogik Islam, 11(1), 55–70. https://doi.org/10.24252/pi.v11i1a4.19377

Wahyuni, R., & Saputra, H. (2021). Integrasi pendidikan agama dalam penguatan karakter siswa: Studi kasus di sekolah menengah negeri. JISH: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 7(1), 90–104. https://doi.org/10.21580/jish.v7i1.8786

Yani, S. (2023). Peran pendidikan agama dalam membangun etika sosial pelajar. Jurnal Pendidikan Islam, 11(1), 78–92. https://doi.org/10.24014/jp.v11i1.18440

Yusuf, R. (2022). Pendidikan agama dan kebijakan publik: Kajian sintesis terhadap pendekatan sistemik. Al-Hikmah: Jurnal Studi Keislaman, 15(1), 101–116. https://doi.org/10.18592/al-hikmah.v15i1.7864

Downloads

Published

2025-11-02